Baca: 2 Raja-Raja 7:3-7
Lalu pada waktu senja bangkitlah me-reka masuk ke
tempat perkemahan orang Aram,…tampaklah tidak ada orang di sana (2 Raja-Raja
7:5).
Adalah empat orang kusta
berada di depan pintu gerbang kota Samaria yang sedang dikepung tentara Aram.
Keempat orang kusta itu harus membuat pilihan kemana mereka akan memperta-hankan
hidup: masuk kota Samaria berarti kelaparan. Duduk-duduk di pintu gerbang kota
berarti menunggu mati. Sedangkan masuk ke perkemahan tentara Aram hasilnya
untung-untungan, bisa tetap hidup atau mati. Akhirnya mereka memilih masuk ke
wilayah musuh. Ternyata perkemahan itu penuh dengan makanan dan harta benda
yang ditinggalkan begitu saja karena Allah telah memporak-porandakan tentara
Aram.
Hidup ini adalah pilihan. Kita sedang
melewati perbatasan antara tahun 2011 dan tahun 2012, apakah yang akan Anda
lakukan?
Ragu-ragu mengambil
keputusan tidak akan ada perubahan. Bila tetap di perbatasan pintu gerbang kota Samaria, keempat orang
kusta itu akan mati. Jangan meniru yang ini, kita tidak akan maju berkembang
lebih baik. Meratapi penderitaan tidak akan mengubah kehidupan.
Mulailah dari nol,
tapi bukan pergi ke tempat yang kosong. Masuk kota Samaria berarti kelaparan. Lihatlah masa depan bukan
dengan pandangan yang kosong. Lebih baik mulai dari nol bersama Tuhan dan
nantikan keajaiban-keajaiban yang akan dikerjakan-Nya.
Hadapi hari-hari
hidup kita dengan pilihan yang bijak. Pergi ke wilayah musuh berarti tantangan baru. Melangkah dengan
perhitungan yang cermat, bijak dan
penuh hikmat TUHAN hasilnya akan mendatangkan
campur tangan Allah. Sudahkah Anda menyusun rencana di tahun ini bersama dengan
Allah? –Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Di perbatasan hidup ini hanya ada
tiga pilihan: mundur, berhenti atau maju terus menatap hari esok dengan lebih
berani.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________