Baca: Matius 5:14-16
Demikianlah
hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu
yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga (Matius 5:16).
Barangkali Anda pernah mengalami kejadian ini. Ketika
hendak menghidupkan lampu pijar, lampu itu tak mau menyala. Kita langsung
menduga bola lampunya rusak dan segera menggantinya dengan bola lampu yang
baru. Tapi, lampu masih tak bisa menyala. Barulah kita curiga, jangan-jangan
ada pemadaman listrik sementara. Dan benar, bola lampu pijar yang lama masih
berfungsi. Yang terjadi adalah putusnya aliran listrik karena terkena giliran
pemadaman. Ah…
Hidup spiritualitas kita juga begitu. Kita sudah
menerima Yesus sebagai Juru Selamat. Namun hidup kita tetap belum dapat
bercahaya, menjadi terang dunia. Jangankan menerangi dunia, menerangi sekitar
kita saja belum mampu. Hidup kita belum bisa menjadi terang karena kita belum
melakukan kehendak Allah. Kita masih hidup dalam kegelapan, melakukan perbuatan
daging seperti percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir,
perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri,
percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya
(Galatiga 5:19-21).
Agar dapat bersinar, kita harus meninggalkan keinginan
daging dan menggantinya dengan keinginan Roh, yaitu kasih, sukacita, damai
sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan
penguasaan diri (Galatia 5:22-23). Kita baru bisa hidup dalam Roh,
dan dengan demikian bersinar, jika kita berpaut kepadaNya. Dia-lah Sumber Kekuatan yang memampukan
kita melakukan keinginan Roh yang menyenangkan hati-Nya. —Liana Poedjihastuti
Mari memeriksa hidup kita, jangan-jangan hidup kita
tidak menjadi terang selama ini. Jika demikian, mari segera datang kepadaNya
agar kita bisa memancarkan sinar-Nya demi untuk kemuliaan nama-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________