Baca: 2 Korintus 5:10
Sebab
kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang
memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam
hidupnya ini, baik ataupun jahat
(2
Korintus 5:10).
Apa arti hidup manusia di dunia ini yang
paling banyak mencapai usia 120 tahun, jika dibandingkan dengan kehidupan kekal
nanti? Ibarat petani jika mau menanam padi, terlebih dahulu menebar bibit padi
dalam pesemaian. Beberapa minggu kemudian bibit padi yang mulai tumbuh dicabut
untuk ditaman di sawah yang sudah dipersiapkan. Hidup kita di dunia yang
relatif sangat pendek ini dapat dikatakan sebagai masa ‘pesemaian’, masa
pendidikan dan latihan (diklat).
Rasul Paulus menyatakan bahwa kita semua harus
menghadap tahta pengadilan Kristus supaya tiap orang memperoleh apa yang patut
diterimanya sesuai dengan yang dilakukan dalam hidupnya, baik ataupun jahat. Oleh karena kita
tidak tahu kapan akan dipanggil menghadap tahta pengadilan Kristus, kiranya mulai
saat ini, kita perlu lebih tekun lagi belajar dan berlatih agar perilaku kita
sehari-hari didasari dengan kasih. Dalam berkomunikasi dengan anggota keluarga dan sesama hendaknya
mengunakan kata yang lemah lembut, tidak mengeluarkan kata-kata yang sia-sia.
Motif dalam bertindak juga jangan supaya dipuji orang, melainkan melakukan
segala sesuatu seperti melayani Tuhan. Setiap melakukan pekerjaan dengan setia
dan demi kemuliaan Tuhan kita seperti membangun di atas dasar emas, perak, batu
berharga.
Kita menyadari tantangan atau pergumulan
dalam melakukan kehendak Tuhan. Kita juga sering mengalami jatuh bangun, namun
bila kita tetap bersandar dan mengandalkan Yesus, Sang Guru Agung, pasti Dia akan membimbing perjalanan hidup kita. —Teguh
Pribadi.
Doa: Ya Tuhan Yesus, bimbing kami dalam perjalanan sisa
hidup kami, agar bisa melakukan firman-Mu, demi kemuliaan namaMu. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________