Baca: Yesaya 59:1–3
tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala
kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga
Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu (Yesaya 59:2).
Mister X, seorang kawan
lama, seolah ‘menuai badai’: kehilangan istri dan menyaksikan anaknya yang
sakit keras dan semakin memprihatinkan. Sejak berkenalan dengan benda-benda
magis dan para dukun beberapa tahun terakhir, banyak hal menjadi kacau dalam
hidupnya, termasuk kematian istri dan penderitaan anaknya. Apakah Tuhan telah
meninggalkannya? Saya percaya tidaklah demikian. Jangankan Tuhan,
saudara-saudara seimanpum terus mendoakannya. Sesungguhnyalah tangan Tuhan tak
kurang panjang untuk menyelamatkan, tetapi dosa kitalah yang memisahkan kita
dari Allah (Yesaya 59:1 – 2).
Kita bukan hendak
menghakimi pengalaman Mister X ini, sebab kitapun tak dapat memastikan apakah
pengalaman pahitnya merupakan akibat langsung dari keterlibatannya dengan
‘dunia perdukunan’. Namun marilah melihat ke dalam diri kita: di saat memiliki
keinginan-keinginan tertentu, barangkali kedagingan kitalah yang mencobai diri
kita. Firman Tuhan tidak lagi menjadi rujukan ketika kita hendak bertindak.
Sebaliknya kita menjadi terlalu sibuk dan memusatkan perhatian pada
keinginan-keinginan yang makin tak terkendali sehingga banyak hal yang jauh
lebih penting menjadi terabaikan. Apa yang penting menurut Tuhan menjadi tidak
penting bagi kita, bahkan terkadang kita anggap sebagai penghalang dalam
mencapai suatu tujuan.
Firman Tuhanlahlah yang seharusnya menjadi pedoman ketika kita
hendak mengambil keputusan dan
bertindak. Apakah kita mau tetap setia dan tidak meninggalkan Dia? —Ocky Sundari
Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri,
jauhkanlah kakimu dari kejahatan. –Amsal
4:27

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________