Baca: Kisah Para Rasul
27:1-13
Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda dari
pada kepada perkataan Paulus (Kisah Para Rasul 27:11).
Ketika orang Kristen
bertumbuh menjadi anggota jemaat yang kritis, maka pergi ke gereja bukan lagi
untuk “mencari Tuhan’, tetapi juga mencari ”hamba Tuhan” yang khotbahnya “bisa didengar” dan diurapi Roh Kudus, bukan sekedar
berkhotbah.
Paulus percaya kepada
Tuhan Yesus, sehingga ia memperingatkan bahaya yang ada dalam pelayaran di
kapal saat itu. Tetapi sayang suara Paulus tidak didengar. Maka terjadilah
musibah! Orang Kristen yang berpegang kepada firman Tuhan akan mempunyai
keberanian untuk menyatakan kebenaran dan menasihati orang lain. Kita bisa
mengalaminya juga, syaratnya:
Miliki komitmen
untuk setia kepada panggilan Tuhan. Paulus, sejak mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus yang bangkit
dan hidup, tidak pernah ingkar dalam melaksanakan tugas panggilannya untuk
memberitakan Injil. Di depan raja Agripa, ia berani berkata :”.. kepada
penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat” (Kisah Para Rasul 26:19).
Miliki visi hidup
yang jelas sebagai pengikut Kristus. Tidak ada yang bisa membelokkan Paulus, karena ia sudah berjanji ”aku tidak
menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan
menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku….” (Kisah Para Rasul 20:24).
Firman yang
mendalam akan memunculkan hikmat dalam memberi nasihat. “dari mulut-Nya
datang pengetahuan dan kepandaian“ itulah hikmat (Amsal 2:6). Sudahkah dari mulut kita juga keluar nasihat, kata-kata hikmat dan
ucapan yang memberkati orang lain? —Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Dunia kita saat ini membutuhkan orang-orang percaya yang dapat
dipercayai kata-kata dan perbuatannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________