Baca: Yohanes 8:2–11
…Akulah
terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan,
melainkan ia akan mempunyai terang hidup (Yohanes 8:12).
Mudah saja bagi Adam, manusia pertama itu, melanggar
perintah Tuhan tentang pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat
karena ia mendapati adanya kebebasan untuk memilih. Mudah saja melanggarnya
dengan berpikir, “toh, pohon itu dibiarkan saja ada di situ.”
Kita memang mendapat kebebasan untuk memilih. Hingga
saat ini, berapa puluh atau bahkan ratus kalikah kita diberi kesempatan
memilih? Terkadang kita bisa menentukan pilihan dengan mudah, tetapi sering juga
kita dihadapkan pada pilihan yang sulit karena ada berbagai kepentingan yang
kita pertimbangkan.
Tuhan Yesus mengatakan kepada para ahli Taurat dan
orang-orang Farisi, “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia
yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yohanes 8: 7). Dan kepada
perempuan yang berzinah itu Ia berkata, “Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi
mulai dari sekarang.” (ayat 11). Tuhan Yesus bersabda sekaligus membuka
kesempatan yang sama kepada para ahli Taurat, orang Farisi dan perempuan yang
berzinah itu untuk menentukan sendiri tindakan yang akan diambilnya.
Tuhan memberikan kepada kita kebebasan sekaligus akal
budi, dan ingin kita menentukan pilihan sesuai dengan maksud-Nya ketika manusia
pertama diciptakan, yaitu ‘makhluk yang diciptakan menurut gambar Allah’
(Kejadian 1:26-27). Sebelum
menentukan pilihan, marilah kita merenungkan apakah pilihan yang akan kita
ambil adalah tepat: bertanggungjawab dan mencerminkan
maksud Tuhan memberikan akal budi kepada kita? —Ocky
Sundari
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan,
karena dari situlah terpancar kehidupan. –Amsal 4:23

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________