Baca: 2 Korintus 12:7-10
Tetapi
jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam
kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”
(2
Korintus 12:9).
Yakub bukan seorang tokoh panutan. Setidaknya
di masa mudanya ia pernah menipu ayahnya, ia merebut hak kesulungan abangnya
dengan licik. Ia juga memperkenalkan model menyuap ketika terancam oleh kemarahan
sang abang. Tapi toh ia mendapat karunia Allah menjadi bapak bangsa Israel.
Sebaliknya, Rasul Paulus, imannya teguh, pelayanannya dengan segenap hati,
ketika minta agar sakitnya disembuhkan, Tuhan tidak mengabulkan.
Sepertinya antara “melayani Tuhan” dengan
“berkat Tuhan” masing-masing berjalan sendiri-sendiri, tidak ada hubungan
sebab-akibat. Jadi, ketika kita setia melayani, itu tak ada hubungan langsung
dengan “berkat” yang kita harapkan akan kita terima. Berkat itu semata-mata
hak prerogatif Allah, tak ada hubungannya dengan apakah kita setia melayani.
Bukankah matahari diterbitkan bagi orang yang baik maupun yang jahat?
Jika kita bersedia
melayani, jangan karena kita mengharapkan apa-apa sebagai hasilnya. Pelayanan
itu semata-mata kita lakukan karena Ia sudah memberi kita karunia hidup kekal,
dan kita melayani dengan setia dan suka cita karena kita hendak bersyukur.
Di usia emas seperti kita ini, mungkin kita
mengalami berbagai musibah seperti sakit, keterbatasan, ditinggalkan teman,
saudara, bahkan anak, dan tak dihargai. Namun jangan kita lantas mengeluh “Aku
setia melayani Tuhan sekian tahun lamanya, kok malah mendapat musibah seperti
ini.” Ingatlah sabda Tuhan kepada Paulus “…cukuplah karuniaku kepadamu, sebab
justru dalam kelemahanmulah kuasa-Ku
dinyatakan.” —Yahya Wardoyo
Kita melayani Dia sebagai ungkapan rasa syukur atas
kasih setia-Nya kepada kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________