Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Selasa, 30 Agustus 2011

Syukur Yang Salah

Baca: Lukas 18:11-14
Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya, “Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain.”
Lukas 18:11

Adalah Rasul Paulus yang tak jemu-jemu-nya mengingatkan dan mendorong orang-orang percaya untuk selalu mengucap syukur kepada Tuhan, dalam segala hal dan semua keadaan. Sebab, mengucap syukur meru­pakan ciri khas orang percaya, yang selalu menyadari dan meyakini bahwa Tuhanlah sumber segala berkat, dan yang mampu be-kerja dalam segala sesuatu untuk mendatang-kan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia (Roma 8:28). Oleh sebab itu, rasanya agak aneh, kalau Tuhan Yesus mengatakan bahwa  orang Farisi yang berdoa-syukur di Bait Allah itu pulang ke rumahnya tidak sebagai orang yang dibenarkan Allah.
Mengapa demikian? Apa yang salah dalam doa-syukur si Farisi itu? Jawabnya ada dalam ayat 14 bagian akhir. “Sebab barangsiapa mening­gikan diri, ia akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.” Jadi, orang Farisi itu “bersyukur” rupanya karena “membanggakan” diri yang dikiranya tidak seperti semua orang lain yang penuh dosa. Sedang si pemungut cukai itu dengan jujurnya mengakui dosanya dan memohon belas kasihan Tuhan.
Bersyukur harus muncul dari rasa terima kasih yang tulus, karena menyadari dan mengakui, bahwa semua kebaikan yang dialami, ber-asal dari kasih Tuhan, bukan hasil pekerjaan sendiri. Dan itu tidak perlu “dipamer-pamerkan” kepada orang lain agar mendapatkan pujian. —Pdt. Em. Sutarno.

Waspadalah, antara kesombongan dan kerendahan hati, bersaksi
dan pamer diri, sering batasnya hanya serambut!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________