Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Minggu, 28 Agustus 2011

Belajar Bersyukur


Baca: Mazmur 118:1-29

Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu, Allahku, aku hendak meninggikan Engkau. Bersyukurlah kepada Tu­han, sebab Ia baik! Bah­wasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Mazmur 118:28-29

Mazmur pujian 118 merupakan nyanyian kemenangan yang sarat dengan keriangan rohani berkualitas tinggi. Saat itu raja berada dalam keadaan bahaya, lalu dilepaskan oleh Allah untuk kemudian dipulihkan kedu-dukannya sebagai raja. Dalam nyanyian ini, pemazmur mengisahkan tentang penyela­matan yang dialaminya (ayat 5-21). Ia me-ngakui bahwa Tuhanlah yang membawa dia pada kelegaan. Pengakuan ini tidak hanya makin mengentalkan keyakinannya bahwa Tuhan ada di pihaknya, tetapi juga makin memperteguh iman dan pengharapannya.
Ada beberapa hal yang ingin pemazmur nyatakan: Pertama, Tuhanlah pelaku utama dalam setiap pertempuran umat. Kedua, pengalaman di­tolong dan mengalami kasih Allah mendorong dia untuk menyaksikan keajaiban perbuatan Allah itu kepada orang lain. Ketiga, hidup yang masih dimilikinya semata-mata adalah anugerah Tuhan (ayat 18).
Setiap orang pasti pernah merasakan kerasnya hidup. Segala sesuatu harus diperjuangkan dan diusahakan. Orang Kristen tidak terluput dari itu. Untuk dapat bertahan hidup di dunia yang keras ini, tidak ada jalan lain selain selalu menyertakan Allah dalam setiap langkah dan bidang kehidupan kita. Segala sesuatu yang kita rasakan berat dan melelahkan harus kita yakini sebagai didikan Tuhan. Dengan demikian kita akan tahu bahwa kesudahan dari segala kesusahan ini bukanlah bencana bagi kita. Oleh karena itu, mari kita belajar bersyukur, dan menikmati setiap suka dan duka sebagai alat Tuhan untuk kebaikan kita. —Prihanto Ngesti Basuki

Suka dan duka yang kita alami dalam hidup merupakan alat
Tuhan untuk mendidik kita menjadi tangguh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________