Baca:
Ibrani 12:16-17
Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima
berkat itu, ia ditolak.
Ibrani 12:17
Esau,
sebagai anak sulung Ishak, menurut ketentuan Allah dalam zaman Perjanjian Lama
memiliki kedudukan dan hak-hak yang istimewa, termasuk berkat-berkat khu-sus.
Namun, dalam Kitab Kejadian 25:19-24 diceritakan bagaimana Esau telah menjual
hak kesulungannya kepada Yakub, adiknya, demi mendapatkan “roti dan masakan kacang
merah”. Kalau Esau melepaskan hak kesulungannya, itu berarti bahwa ia telah
me-ngingkari dan juga menyepelekan hak kesulungannya itu, demi memuaskan
kebutuh-
an
atau “nafsu” badaniahnya. Akibatnya, Ishak, menjelang akhir hidupnya,
memberikan berkat kesulungan itu kepada Yakub, bukan Esau (Kejadian 27).
Berkat yang seharusnya bagi Esau menjadi hilang dari dirinya, akibat keinginan
memuaskan kepentingan sesaat, sehingga melakukan perbuatan yang mengingkari dan
menyepelekan ketentuan Allah.
Keinginan untuk memuaskan kepentingan sesaat, yang
biasanya hanya berorientasi kepada hal-hal lahiriah belaka, seperti uang dan
kekayaan, kedudukan dan jabatan, ataupun dorongan dan naluri alamiah yang
dirasa mendesak dan menggebu-gebu, sering telah menggoda kita untuk meremehkan,
mengabaikan dan akhirnya melanggar ketetapan Tuhan sebagamana dinyatakan dalam
hukum-hukum-Nya. Padahal, kehendak
dan hukum-hukum Tuhan sebenarnya merupakan berkat yang luar biasa maknanya,
bagi siapa saja yang mau memegangi dan menjalankannya dengan penuh ketaatan
dan kesungguhan. Berkat yang seharusnya disediakan
bagi kita pun jadi hilang! —Pdt. Em. Sutarno.
Doa: Tuhan, Sumber dan Pemberi berkat. Jauhkanlah kami dari segala godaan kepentingan sesaat,
yang membuat kami kehilangan berkat-Mu karena mengabaikan dan melanggar
kehendak-Mu. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________