Baca:
Yesaya 5:11-13
...tetapi perbuatan Tuhan tidak dipandangnya dan pekerjaan
Tuhan tidak dilihatnya.
Yesaya 5:12
Ketika Kota Pompeyi di Roma digali, diketemukanlah
tubuh yang menjadi mumi karena abu vulkanis dari letusan Gunung Vesuvius. Mumi
itu kakinya terarah ke pintu gerbang kota, sedangkan lengan dan jari-jarinya
berusaha menjangkau sebuah tas berisi mutiara. Komentar atas peristiwa itu
tertulis: Walaupun kematian sudah begitu dekat dan kehidupan memanggilnya di
luar pintu gerbang, ia tidak dapat melepaskan diri dari pengaruh benda berharga
itu. Umat Israel diingatkan Tuhan bahwa akan datang celaka bagi orang yang tidak menyadari
dirinya dan terus hidup dalam mimpi yang menghancurkan.
Berkat Tuhan bukan didapat
melalui mimpi. Berkat
Tuhan itu nyata dan campur tangan Tuhan ada dalam setiap perjuangan hidup kita
untuk mendapat yang terbaik dari Tuhan. Orang percaya yang merencanakan hidup
ini tanpa Tuhan, akan selalu berada dalam mimpi yang tidak pernah terwujud.
Singkirkan yang menyilaukan dan
pilihlah terang Tuhan. Tragis kematian dari mumi yang ditemukan itu. Hanya untuk sebuah tas
berisi mutiara ia tidak sempat keluar dari pintu gerbang padahal kakinya sudah
terarah ke pintu. Tragis juga hidup kita jika kita lebih memilih yang
menyilaukan dari dunia ini daripada memilih Tuhan, sumber segala berkat dan
hidup kekal.
Lihat berkat-Nya, lihat juga
Tuhan-Nya. Berkat
berlimpah kita harapkan tetapi Tuhan kita abaikan. Apalagi kalau berkat itu
sampai menyilaukan mata kita. Hati akan terpikat dan akibatnya kaki kita
akan jauh dari Tuhan dan gereja-Nya. Semoga tidak terjadi pada kita. —Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Jika terang Kristus ada di dalam hati kita, maka semua
yang
menyilaukan dari dunia ini akan kalah menariknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________