Baca: Mazmur 63:1-9
Sungguh Engkau telah menjadi
pertolonganku,
dan dalam naungan sayap-Mu aku
bersorak-sorai.
Mazmur 63:8
Usia lanjut
dikenal sebagai gudang penyakit. Seorang ibu dalam penderitaannya mengeluh dan
menyesal mengapa dirinya sakit. Ada ibu lain yang ketika sakit dan dikunjungi
untuk didoakan malah ganti mendoakan yang melawatnya. Wajah ibu yang mendoakan
justru tampak lebih ceria daripada yang mengeluh.Di dalam pergumulan dan
kesusahannya, Daud tetap bersukacita, apa rahasianya?
Ada kehausan
untuk menikmati air hidup. Jiwaku haus dan tubuhku rindu ke-
pada Allah. Keseimbangan dalam
hidup harus tetap dijaga walaupun dalam kondisi yang terburuk. Kekuatan untuk
bertahan bukan dari diri kita, tetapi dari Allah (ayat 3). Untuk bisa tertawa
dalam penderitaan, tetaplah memandang Tuhan dan mencari kekuatan-Nya.
Kasih setia
Tuhan tak terputus oleh penderitaan hidup. Adalah salah bila dalam
penderitaan kita menghujat Tuhan atau mulai mundur iman. Kasih setia-Mu lebih
baik daripada hidup. Hidup bisa berakhir di dunia ini, tetapi kasih setia Tuhan
tak berkesudahan. Sampai kita menutup mata Tuhan Yesus tetap beserta dan akan
membukakan mata iman untuk melihat suurga.
Tertawalah
untuk menertawakan hidup ini. Kemunduran hidup di usia lanjut kadang
menimbulkan hal-hal yang bisa membuat kita tertawa sendiri. Bisa jadi itulah
cara Tuhan untuk menghibur diri kita: kaca mata sudah dipakai masih
dicari-cari, baru saja makan masih bertanya apakah saya sudah makan atau
belum? Penderitaan akan menjadi ringan bila kita berhasil memandangnya dengan
tertawa. —Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Hidup penuh senyum dan tawa akan
terasa lebih sehat dan segar.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________