Baca: Yohanes 12:26
Barangsiapa
melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana berada, di situ pun pelayan-Ku
akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
Yohanes 12:26
Tuhan Allah mengembuskan napas hidup ke dalam
hidung manusia pertama itu, demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
Dengan napas hidup itu, manusia tidak hanya hidup, melainkan harus membangun
hidup yang menjadi berkat bagi banyak orang. Ini bukan hal yang mudah.
Sesungguhnya hidup menjadi berkat merupakan rencana Allah, panggilan Allah bagi
kita. Namun, betapa sering berkat hidup dalam diri kita, tersembunyi, bahkan
terdesak oleh kecenderungan kita untuk mengutuk, mencelakakan, bahkan
membinasakan orang lain. Kecen-derungan ini disebabkan oleh bersemayamnya
illah-illah mencari keuntungan dan kenikmatan diri sendiri semata,
kelekatan-kelekatan pada harta dan kesenangan-kesenangan pribadi yang
mendukakan Allah. Semua itu bagaikan belenggu maut yang mematikan.
Kita
harus melepaskan belenggu maut, yakni segala kelekatan itu. Meninggalkan
kelekatan-kelekatan itu tentu memberikan rasa sakit dan penderitaan. Dengan
upaya kita sendiri mustahil kita bisa melakukannya. Syukur kepada Allah yang
telah mengutus Putra-Nya, Yesus Kristus, untuk membantu kita. Sesungguhnya Dia
yang telah melepaskan kita dari belenggu dosa, Dia juga yang dapat melepaskan
kita dari belenggu kelekatan-kelekatan itu. Ia sudah menderita
bagi kita demi melepaskan kita dari dosa dan kelekatan kita, maka kita juga
dipanggil untuk mau menderita demi kebaikan dan hidup sesama kita. Kita
dipanggil untuk memberikan napas kehidupan
bagi sesama kita, bukan bau kematian. Kita dipanggil untuk menebar berkat. —Liana
Poedjihastuti.
Jadilah berkat, bukan laknat.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________