Bacaan Alkitab: 1 Korintus 2:5
Supaya
iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.
1 Korintus 2:5
Memanggul
salib bukanlah nasib tidak berdaya yang harus dihadapi manusia de-ngan perasaan
menyerah. Tuhan tidak menciptakan manusia untuk menjadi semacam “wayang” yang
ditaruh di dalam kotak, usai dipentaskan oleh “sang dalang” dalam suatu lakon
pertunjukan. Sudah selesai lakon yang dimainkan dan kalah dalam pertarungan
melawan kerasnya kehidupan, tentu wayang tersebut akan dimasukkan kotak.
Tinggal tokoh yang kuat dan super yang bertahan.
Salib
adalah konsekuensi logis yang harus dijalani, ketika manusia harus menghadapi
berbagai kesulitan dengan menujukkan “integritas” dan “identitas” imannya.
Tidak ada iman yang bertumbuh dengan matang kalau tidak dirabuk dengan
kesulitan dan penderitaan yang datang menderanya. Kesulitan justru menjadi
semacam pupuk yang memberikan spirit maju, karena kita mempunyai Tuhan yang
hidup, bukan menjadi alasan lari dari gelanggang.
Seperti
ditunjukkan Yesus yang berani menghadapi jalan salib dengan konsekuen dan
konsisten menjalaninya, harus mencapai puncak bukit Golgota demi menebus dosa
umat manusia. Sekalipun berat langkah yang harus dijalani, itu tidak
menyurutkan semangat dan tekat-Nya, menjalani jalan salib sampai tuntas.
Sebagai
pengikut Yesus ada salib yang harus ditanggung,
seperti ditegaskan Yesus kepada para murid-Nya. Mereka akan dibenci dan tidak
disukai banyak orang. Namun jangan merasa takut. Jangan pernah menye-rah
sebagai pengikut Tuhan. Kita bukan ikut Yesus yang kalah memikul salib, tetapi
Yesus pemenang, Ia yang mengalahkan musuh-Nya dengan cinta kasih. —Pdt. Agus Wiyanto.
Seberat apa pun salib yang anda pikul
jangan coba membandingkan
dengan salib orang lain, lalu berkata
salib saya lebih berat dan sukar. Ada porsi yang mampu kita tanggung dan Tuhan
akan menyertai-Nya.
==================================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________