Baca: Efesus 3:14-21
Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala
orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan
dalamnya kasih Kristus....
Efesus 3:18
Rasanya baru kemarin saya alami
kenangan manis yang tidak pernah terlupakan bersama ibu saya. Hari itu, saya
harus menerima kenyataan bahwa ibu saya telah dipanggil pulang Tuhan. Kematian
telah menjemputnya. Beberapa hari setelah kepergiannya saya merasakan kehilangan
yang sangat dalam. Sore itu, seorang teman pelayan datang mengunjungi saya.
Dalam kesedihan saya menyampaikan kepadanya bahwa saya belum dapat memberi
banyak dan membalas kebaikan ibu, karena waktu itu saya belum
menyelesaikan studi, dan masih banyak beban yang harus
ditanggung. Teman pelayan ini mengatakan: “Kita tidak pernah dapat membalas
kebaikan dan pengorbanan Ibu kita. Kasih anak sepanjang galah, kasih Ibu
sepanjang jalan. Kalau kita ingin membalasnya, bagilah kasih sayang yang
pernah kita nikmati darinya kepada orang lain.”
Kata-kata ini baru saya mengerti
setelah saya menjadi seorang ibu. Cinta selalu ingin memberi
bukan menerima, sebab dalam memberi itulah, kepenuhan cinta kita rasakan dan
alami. Betapa
bahagianya jika kita memberi dan berkorban untuk anak-anak kita. Kita tidak
menghitung pengorbanan waktu, tenaga, uang atau apa pun demi kebahagiaan dan
kebaikan mereka.
Kristus menunjukkan cinta-Nya yang
memberi, Ia memberi segala yang ada pada-Nya, termasuk jiwa-Nya untuk kita. Cinta-Nya
membuat kita mengerti, tak cukup kata, waktu atau harta kita untuk
membalas-Nya. Dalam memberi itulah, Ia menerima cinta kita, cinta yang
tidak pernah sempurna, sampai kita bertanya: “Apa yang dapat kubalaskan
kepada-Mu Tuhan?” —Pdt. Meyske S. Tungka.
Satu hal yang membuat kita merasa selalu
kekurangan adalah
cinta. Dan satu hal yang tak pernah cukup
banyak kita
berikan adalah cinta. —Henry Miller

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________