Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Kamis, 17 Februari 2011

Cinta Buta

Baca: 2 Samuel 11:2-10
Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: “Itu adalah Batsyeba binti Eliam, istri uria orang het itu.”
2 Samuel 11:3
Banyak orang menyesal setelah menjalani berumah tangga hanya untuk beberapa ta­hun lamanya. Alasannya karena telah salah pilih pasangan. Inilah yang disebut Cinta buta. Bukan cinta yang membutakan tetapi nafsu cinta membuat orang tidak memiliki hikmat untuk mengenali pasangannya sebe­lum menikah. Daud yang sudah berumah tangga, masih juga mengincar Batsyeba, istei Uria. Ia lupa sebagai raja yang diurapi Allah. Firman Tuhan memberi petunjuk ba-gaimana menjalin cinta yang kudus dalam keluarga:
Buatlah mata kita untuk tidak membandingkan pasangan sendiri dengan orang lain. Daud tergiur melihat Batsyeba yang sangat elok rupanya (ayat 2). Ia lupa kepada keluarganya sendiri yang pernah ia bawa dalam doa syukur agar selalu diberkati Tuhan (2 Samuel 7:29). Jangan membanding-bandingkan suami, istri, anak-anak dengan yang lain. Penyesalan selalu datang belakangan dan fatal.
Sebelum bertanya kepada orang lain, bertanyalah kepada Tu­han. Daud bertanya kepada orang lain tentang siapa perempuan cantik itu. Daud tidak bertanya kepada Tuhan apakah cara hidup yang se-perti itu berkenan di hadapan-Nya. Daud sudah meniadakan iman dan mengedepankan nafsu berahi semata. Bertanyalah kepada Tuhan bila ada masalah dalam keluarga kita. Awas setan ada di sekitar kita!
Dalam kasus penyelewengan tidak berlaku kata “Lanjutkan!” Demi kebahagiaan dan cinta kepada keluarga lebih baik berkata “Berhenti sam­pai di sini.“ Daud tidak mau berhenti hingga apa yang di tabur akhirnya dituainya sendiri (2 Samuel 12:18). —Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Cinta Tuhan tidak akan membuat orang mengalami cinta
buta dan akhirnya terperosok ke dalam dosa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________