Baca: Wahyu 2:1-7
Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.
Wahyu 2:4
Ada banyak orang bertanya: “Apakah tayangan di televisi dalam acara ‘Masihkah engkau mencintaiku’ sungguh-sungguh menghadirkan orang-orang yang melakoninya atau ganti pemeran?” Jikalau benar para pelakunya, mengapa zaman ini orang sudah tidak mempunyai rasa malu, bahwa aib keluarganya ditonton jutaan orang di televisi. Tuhan merasa perlu untuk menegur jemaat Efesus yang sudah meninggalkan cintanya kepada Tuhan. Hari ini Tuhan juga menegur Anda, bila cintamu sudah mulai pudar.
Cinta Tuhan terlalu mahal untuk dinilai dengan apa pun. Adakah orang yang mau menggantikan hukuman yang paling berat untuk dijalani? Tanpa syarat Yesus mau melakoni menanggung dosa kita mulai dari lahir sampai mati. Masih tegakah kita melukai hati-Nya dengan melupakan kasih-Nya yang tidak bersyarat?
Jangan menutupi keburukan kita dengan topeng pelayanan. Jemaat Efesus hebat dalam pelayanan, tetapi kehebatan itu hanya untuk menutupi kasih mereka yang semakin pudar. Bahaya besar bagi para pelayan Tuhan adalah ketika hati ini menjadi kering dan kosong tanpa cinta-Nya lagi. Segarkanlah hidup ini untuk kembali pada kasih yang semula.
Lebih baik kembali dari nol daripada meluber tetapi sia-sia. Mulai dari nol berarti siap untuk diisi kembali dengan cinta yang mula-mula. Dalam hidup pernikahan, bulan madu harus berlangsung terus sampai tua. Hal ini untuk menjaga agar pasutri tidak kehilangan cinta yang mula-mula.
Sebagai jemaat Tuhan, masih adakah kegembiraan cinta seperti ketika kita pertama kali dekat kepada Tuhan? Semoga masih. —Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Awal dari cinta harus dipelihara sampai
berakhir dengan cinta yang sama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________