Terang Terus, Terus Terang
Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari
(Amsal 4:18).
“Ibu, apa artinya ‘biarkanlah cahayamu bersinar’?” Tanya seorang anak perempuan kepada ibunya ketika ia membaca warta gereja. Ibunya menjawab, “Artinya, biarkanlah hidupmu bersinar dengan kebaikan dan ketaatan”.
Tak lama kemudian anak perempuan itu bermain dengan teman-teman seusianya di halaman rumah. Tiba-tiba terdengar suara gaduh dari tempat mereka bermain. Tak lama kemudian, anak perempuan itu berlari menjumpai ibunya seraya berkata: “Ibu, aku kira aku baru saja memadamkan cahayaku”.
Mungkin Anda tak dapat menahan tawa membaca kisah ini, tetapi saya yakin Anda memahami maknanya, bahwa baru saja anak itu melakukan sesuatu yang tidak baik atau kenakalan dalam bermain.
Diberkatilah anak-anak sebab mereka jujur. Kita sebagai orang dewasa banyak yang tidak berani mengakui secara jujur kesalahan atau kekeliruan kita.
Cahaya kita: kebaikan dan ketaatan kita, mungkin telah lama padam, atau kalaupun bersinar tinggal temaram. Mungkin kita tidak menyadarinya, tetapi mungkin pula kita menyadarinya namun tidak mau mengakuinya.
Apakah cahaya kebaikan, kemurahan, ketaatan kita telah padam atau tinggal seberkas cahaya? Marilah kita memeriksa diri kita masing-masing.
Jika cahaya kita telah padam, mari kita nyalakan kembali: kebaikan bagi sesama , ketaatan kepada Tuhan. Caranya adalah dengan kembali dekat kepada Sang Sumber Cahaya, Kristus, maka kita akan terus bercahaya, terus terang, terang terus, seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari (Amsal 4:18).
-Liana Poedjihastuti-
Itulah sebabnya dikatakan: “Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.”
-Efesus 5:14-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________