Sinar yang Menjatuhkan
Dalam perjalanannya ke Damsyik ,ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia
(Kisah Para Rasul 9:3).
Baca: Kisah Para Rasul 9:1-6
Bila seseorang disambar petir, kecil kemungkinan orang itu selamat. Badannya terbakar dan tidak berdaya. Sebelum peristiwa itu terjadi, orang akan melihat lebih dulu kilatan cahaya yang turun dari langit dengan cepat. Bisa melihat cahaya, tapi setelah itu binasa.
Saulus melihat cahaya turun dari langit, namun tidak binasa. Ia rebah dan buta selama tiga hari (Kisah Para Rasul 9:9). Inilah yang membedakan peristiwa biasa dari yang tidak biasa.
Tuhan memakai cara menjatuhkan untuk membangun. Disambar petir membuat orang jatuh dan tewas, tapi untuk Saulus dijatuhkan Tuhan itu perlu untuk membuatnya bertobat dari kekejamannya.
Sinar yang menjatuhkan kadang dibuat Tuhan agar orang sadar akan dosa-dosanya dan karena Tuhan mau memakai orang itu. Tuhan bisa memakai penyakit, musibah, masalah sebagai “sinar yang menjatuhkan“.
Tujuan hidup bisa tiba-tiba berubah karena Tuhan. Mendekati kota Damsyik Saulus jatuh karena sinar dari Tuhan. Jangan kecewa bila perjalanan hidup Anda dihentikan oleh “sinar yang menjatuhkan”. Tuhan tidak berniat mencelakakan, tetapi perjalanan hidup kita mau diubah agar bersinar bagi Dia setelah peristiwa itu.
Untuk bisa bersinar bagi Dia, maka harus dikelilingi sinar. Sinar dari langit bukan cuma sebagian tapi mengelilingi Saulus (ayat 3). Ia tidak bisa lari dari sinar itu karena terkurung rapat. Tuhan mau kalau kita bersinar bagi-Nya harus membiarkan sinar dari langit itu memenuhi hidup kita lebih dulu.
Sambutlah sinar dari Tuhan yang membuat kita makin bersinar.
-Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.-
Sinar yang menjatuhkan dari Tuhan adalah sinar yang mengubah hidup kita agar bersinar bagi Dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________