Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Jumat, 04 Mei 2012

Menjadi Tua dan Dewasa


Baca: Filipi 3
Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempu-nyai pancaindera yang terlatih untuk membe­dakan yang baik dari pada yang jahat
(Ibrani 5:14).
Ada sebuah pemeo lama yang mengatakan bahwa manusia menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi dewasa belum tentu. Pemeo ini hendak menunjukkan kepada kita bahwa pertambahan usia tidak menjamin seseorang memiliki kedewasaan. Tidak cukup kita berusia lanjut, kita masih dituntut untuk menjadi dewasa. Tidak sekedar dewasa dalam pemikiran, tetapi juga dewasa dalam rohani. Orang yang dewasa secara rohani tidak akan mudah usang, tidak seperti pakaian, semakin lama semakin usang dan getas termakan usia.
Selama kita masih diperhamba dan hidup dalam bayang-bayang roh yang menguasai dunia, kita masih belum dewasa (Galatia 4:3). Untuk menjadi dewasa dalam rohani kita dituntut untuk menjadi satu oleh karena iman yang sama dan pengertian yang sama mengenai Anak Allah. Karena dari si­tulah kedewasaan kita akan semakin sempurna seperti Kristus (Efesus 4:13).
Bagaimana kita mendapatkan kedewasaan rohani itu? Hanya dengan satu cara yaitu selalu berada di bawah pimpinan Tuhan. Efesus 4:16 menggambarkan bagaimana menjadi dewasa dan kuat, semua anggota tubuh itu tersusun rapih, dan saling dihubungkan oleh sendi-sendinya masing-masing. Dan kalau tiap-tiap anggota itu bekerja seperti yang seharusnya, maka seluruh tubuh itu akan bertumbuh menjadi dewasa dan kuat melalui kasih.
Bagi kita yang sudah merasa dewasa secara rohani tetaplah mem­perbaharui hidup kita dan mengoreksinya (baca Filipi 3). Marilah kita hidup dalam kedewasaan secara rohani dengan senantiasa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat. –Darmanto

Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
–1Korintus 13:11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________