Baca: Lukas 6:6-11
Lalu Yesus
berkata kepada mereka: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan
pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang
atau membinasakannya?” (Lukas 6:9).
Semangat
dan jiwa dari sebuah aturan sering kali sirna di tengah-tengah usaha kita untuk
menjalankan sebuah aturan dengan sungguh-sungguh. Tidak jarang kita sendiri
menjadi sangat kelelahan dan tidak menemukan sukacita apa-apa di dalam
mengikuti hukum atau aturan. Tidak kecuali dalam hukum dan aturan agama.
Aturan Sabat bertujuan agar umat Allah mengalami
relasi yang mesra dengan Allah. Dan dalam rangka itu umat diundang untuk
mengambil bagian dalam karya-Nya. Ada hari yang dikhususkan untuk mengingat dan
memanjatkan puji syukur kepada Allah. Memuji dan bersyukur kepada
Allah hendaknya tidak hanya dalam ungkapan, atau dalam ibadat, tetapi dalam
perwujudan atau tindakan untuk berbuat kebaikan. Itulah yang Yesus lakukan dalam
menyembuhkan orang yang mati tangan kanannya. Tindakannya itu menyatakan dan
mewujudkan Allah yang peduli dan penuh kasih.
Kedatangan Tuhan Yesus memberikan makna baru dalam hal
penghayatan iman kepada Allah. Dalam aturan atau tata cara yang utama tetapi
semangatnyalah yang perlu berubah. Semangat itu didasarkan pada relasi yang
mendalam dengan Allah atau Yesus sendiri.
Menjadi murid Yesus tentu saja bukan berarti menolak
hukum dan aturan yang ada. Sebaliknya menjadi murid Yesus berarti belajar
menaati hukum sejauh hukum itu mengutamakan kehidupan manusia yang lebih baik. Di tengah-tengah masyarakat
kita yang acuh tak acuh terhadap sesama, kita semua dipanggil untuk selalu dan
tetap berbuat baik di manapun dan kapanpun. –Pdt. Meyske S. Tungka
Apakah
kita lebih suka mendahulukan berbuat baik atau sudah puaskah kita bila sudah
beribadat?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________