Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Senin, 23 April 2012

Hati Sebagai Hamba


Baca: Yohanes 3:16
Karena begitu besar ka­sih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah menga­runiakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).
“Bagaimana ‘ku membalas kasih-Mu, s’gala yang kupunya itu milik-Mu, itu milik- Mu….” Itulah sepenggal syair dari lagu yang sudah kita kenal dengan judul Hati Sebagai Hamba. Jika kita merenungkan syair tersebut, memang sesungguhnya sampai kapanpun dan dengan apapun, kita tidak akan pernah bisa membalas kasih Tuhan. Bagaimana tidak, “hutang” kita kepada Tuhan sungguh teramat besar. Sebetulnya kita sama sekali tidak layak untuk memperoleh keselamatan karena dosa-dosa kita yang sungguh besar. Namun, seperti Firman Tuhan yang menjadi dasar perenungan kita ini, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Ya, hanya karena kasih-Nya yang begitu besarlah, pada akhirnya kita mendapat anugerah keselamatan dan hidup yang kekal. Maka dari itulah, walaupun sesungguhnya kita tidak mungkin dapat membalas “hutang” kita kepada Tuhan, sebagai orang-orang yang telah ditebus melalui darah Kristus yang begitu mahal, kita perlu menjadi insan-insan yang tahu diri dan tahu berterima kasih. Caranya bagaimana? Mari kita dedikasikan seluruh hidup kita hanya bagi Dia. Marilah kita menghamba secara total bagi-Nya.
Tentu kita sudah paham bagaimana seorang hamba yang baik, ia be­gitu setia dan taat kepada tuannya. Demikian pula dengan kita, sebagai hamba-Nya tentu kita pun harus mau taat dan setia kepada setiap kehendak Tuan kita, yaitu Tuhan Yesus Kristus.
–Pdt. David Nugrahaningwidi

Mungkin apa yang kita berikan kepada Tuhan tidak akan pernah cukup untuk membalas kasih-Nya. Namun, dengan memiliki hati seorang hamba, paling tidak kita sudah menjadi insan-insan yang tahu diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________