Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Senin, 26 Maret 2012

Persembahan yang Berkenan


Baca : Maleakhi 1:6-14
“Aku tidak suka kepada kamu, firman Tuhan semesta alam, dan Aku tidak berkenan menerima persembahan dari tanganmu.” (Maleakhi 1:10b).
Sebuah pemberian selalu berkaitan dengan si penerima. Secara etika, seseorang akan memberikan sesuatu yang terbaik jika si penerima adalah orang yang ia hormati dan hargai. Sebaliknya, si penerima akan menyambut dengan senang hati pemberian yang didasari oleh kesungguhan dan ketulusan.
Bukan tanpa alasan jika Allah sedemikian marah kepada Israel, sampai Allah menolak persembahan mereka. Apa yang dipersembahkan oleh Israel di mezbah Tuhan telah menghinakan kemuliaan Allah. Persembahan itu berupa: binatang rampasan, binatang timpang, cacat dan sakit. Israel telah menyepelekan Allah. Bahkan persembahan Israel diperbandingkan dengan persembahan orang-orang bukan Yahudi yang mempersembahkan persembahannya dengan sungguh-sungguh (Maleaki 1:11 ). Apa yang tampil dalam bentuk persembahan itu sebenarnya telah mewakili sikap batin mereka terhadap Allah.
Sebenarnya memang telah terjadi krisis iman sejak kepulangan mereka dari pembuangan di Babel. Mereka kecewa setelah tahun-tahun berlalu, kemakmuran yang dijanjikan tak kunjung tiba. Kemarau, panen yang gagal dan kelaparan (3:11) membuat mereka menyangsikan kasih Allah. Mereka tiba pada kesimpulan bahwa orang yang jahat dan percaya pada diri sendirilah yang justru beruntung (3:14-15).
Maleakhi mencela sikap bangsa Israel dan mengingatkan mereka untuk bertobat. Persembahan kita kepada Tuhan dalam bentuk apapun, adalah cerminan dari seberapa besar rasa hormat dan percaya kita kepadaNya. Allah meminta kesungguhan hati yang bergantung pada kuasaNya, sebab Ia sanggup melimpahkan berkat-berkatNya kepada orang yang menghormati dan mengutamakanNya dalam keadaan apapun.
–Pdt. Meyske S. Tungka

Persembahkanlah kepada Tuhan hatimu melebihi hartamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________