Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Jumat, 03 Februari 2012

Jangan Kehilangan Asinmu


Baca : Lukas 14:34,35.
Garam memang baik, tetapi kalau garam juga menjadi tawar, dengan apakah dia diasinkan?
(Lukas 14:34).
Sesuatu dinyatakan baik dan berguna, kalau memiliki kapasitas atau kualitas tertentu yang dianggap baik dan berguna pula. Garam dianggap baik, karena memi­liki rasa asin. Kalau garam menjadi tawar atau hambar, yaitu kehilangan rasa asinnya, maka garam menjadi tidak baik dan tidak ada lagi manfaatnya. Tuhan Yesus mengum­pamakan para pengikut-Nya sebagai garam. “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar ... tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.” (Matius 5:13). Dalam firman itu Tuhan menegaskan bahwa para pengikut- Nya itu adalah garam dunia. Ia tidak memerintahkan mereka supaya berusaha menjadi seperti garam, melainkan menegaskan bahwa mereka itu memang garam, karena dengan percaya kepada-Nya, mereka sudah dijadikan-Nya garam. Oleh sebab itu, sebagai garam, para pengikut-Nya harus hidup dan berperilaku sesuai dengan kapasitas dan kualitas garam, yaitu memiliki rasa asin yang memberikan manfaat bagi kehidupan. Dalam hal ini rasa asin pengikut Kristus itu adalah kesetiaan dan keta­atannya kepada Kristus dan perintah-perintah-Nya.
Pada sebelah lain, mengapa Tuhan merasa perlu untuk mengingatkan bahwa garam yang menjadi tawar, yang kehilangan asinnya, tidak ada gunanya lagi? Hal ini mengungkapkan, bahwa apa yang semula adalah garam itu bisa saja kemudian menjadi bukan garam lagi, yaitu ketika garam kehilangan rasa asinnya. Dengan kata lain, Tuhan memberikan peringatan, bahwa para pengikut Kristus oleh berbagai alasan, mungkin saja melalaikan atau mengabaikan kesetiaan dan ketaatan mereka kepada Kristus. Dan kalau ini terjadi, maka predikat sebagai pengikut Kristus itu tidak ada gunanya lagi. – Pdt.Em.Sutarno.

Doa: Tuhan, Engkau telah menjadikan kami garam-Mu. Oleh sebab itu bim-bing dan mampukan kami berbuat dan berperilaku yang memancarkan daya asin yang dari pada-Mu. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________