Baca: 2 Samuel 23:1–7
.....ia bersinar seperti fajar di waktu pagi, pagi
yang tidak berawan
(2 Samuel 23:4)
Setelah
sekian tahun tak pernah menyentuh gudang, hari itu bu Asih menyempatkan
membersihkan gudang. Beberapa dus berisi buku-buku bekas disingkirkannya untuk
dijual kepada pembeli barang bekas. Perhatian bu Asih tertuju pada sebuah buku
kecil. Ia baru ingat, buku itu adalah buku berisi doa-doa yang dicatatnya
terutama di saat ia sedang bergumul. Bu Asih lalu membaca halaman yang ditandai
pita, di situ tertulis sebuah doanya: ”Aku menyerahkan masa depan ke tiga
anakku kepada-Mu ya Tuhan. Aku berharap suatu saat, mereka akan menjadi orang
yang berguna untuk sesama. Aku menanti janji penyertaan-Mu untuk mereka. Amin.”
Medio Juli 1989, pukul 05:00.
Bu Asih tepekur. Tak terasa dua puluh dua tahun telah
berlalu sejak doa itu dinaikkan. Doa itu telah terjawab. Anaknya yang tertua
menjadi dokter di sebuah rumah sakit, anak kedua menjadi guru SD dan anak
ketiga menjadi pendeta, melayani sebuah jemaat.
Allah mendengar setiap harapan yang dirindukan
anak-anak- Nya. Ia tahu yang terbaik bagi orang yang takut akan Dia. Daud
meyakini bahwa harapannya atas kaum keluarganya: anak-anak dan cucu, dibangun
di atas janji-janji Allah. Itulah yang membuat harapan
orang percaya selalu bersinar seperti fajar di waktu pagi, pagi yang tak
berawan: bening, cerah untuk menatap dan melihat dengan nyata rancangan Allah
atas hidupnya dan hidup keluarganya. Saat pagi datang menjelang, jumpailah Allah dalam
doamu. Naikkan syukur dan harapan dan tetap berpegang pada janji-janji-Nya,
karena Ia adalah setia. –Pdt. Meyske S. Tungka
Jalan orang benar itu seperti cahaya fajar yang kian
bertambah terang sampai rembang
tengah hari. –Amsal 4:18

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________