Baca: Markus 4:26–29
Beginilah hal
Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih ditanah, … Bumi dengan
sendirinya mengeluarkan buah mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian
butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu (Markus 4:26-28).
Menanam, Merawat, Menuai
(3M) merupakan proses yang harus dilakukan oleh tiap petani agar dapat memetik
buah dari hasil tanamannya. Benih yang ditabur di tanah akan tumbuh sendiri,
pe-tani tidak dapat berbuat apa-apa atas proses tumbuhnya benih itu. Yang dapat
dilakukan petani adalah merawatnya dengan membersihkan tanaman-tanaman lain
yang menghambat pertumbuhan, memberi pupuk dan menyiraminya agar tanaman dapat
tumbuh subur sehingga berbuah, siap untuk dituai.
Dari Injil Markus 4:26-28 kita dapat
mengambil pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari bahwa
Allah telah memilih kita sebagai tempat untuk “menabur” Roh Kudus dan
merupakan anugerah bagi kita masing-masing. Oleh karena itu kita harus merawat/
menjaga agar Roh Kudus tetap tinggal dalam diri kita. Caranya antara lain
dengan membersihkan atau membuang sikap dan perilaku yang menghambat
pertumbuhan rohani kita, memberikan makanan rohani berupa firman Tuhan dan menyirami
melalui doa setiap hari. Proses pertumbuhan rohani yang kita lalui mungkin kelihatan lambat
tetapi pasti, tersembunyi tetapi nyata, lemah tetapi memiliki kuasa.
Bagaimana dengan kehidupan kita sehari-hari
sebagai warga Kerajaan Allah, apakah sudah melalui “proses” di atas dengan
rajin, tekun, sabar sehingga dapat menghasilkan buah-buah Roh? Tetapi buah Roh
ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan,
kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang
hal-hal itu (Galatia 5:22-23). –Teguh Pribadi
Doa: Ya Tuhan
Yesus, kiranya kami diberikan kekuatan untuk membuang hal-hal yang menghambat
pertumbuhan rohani. Kami juga mohon kiranya Roh Kudus terus berkarya memimpin
hidup kami. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________