Baca:
Ayub 8:1-22
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang
ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai
sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan
yang
penuh harapan.
Yeremia 29:11
Ketika Tuhan menciptakan manusia, Tuhan meminta agar
manusia mematuhi-Nya, dan Ia menjanjikan berkat bagi kita yang menaati-Nya.
Sebaliknya, hukuman diberikan bagi kita yang tidak menaati ke-hendak-Nya
(Mazmur 1). Inilah pemaham-an Bildad dan kebanyakan kita, tentang Tuhan—sebuah
pemahaman yang benar, namun tidak menyeluruh. Itu sebabnya Bildad mendesak
Ayub untuk mengakui dosanya. Alasan Bildad sederhana, yaitu bahwa Tuhan
memberkati orang yang benar dan menghukum
orang yang fasik—sebuah hukum sebab-akibat yang universal dan mudah dicerna.
Namun, ada segi-segi lain yang perlu kita pertimbangkan.
Kesulitan yang menimpa kita bukan selalu berarti Tuhan
menghukum kita dan sebaliknya. Rencana-Nya terlalu luas untuk kita pahami.
Allah memiliki kebebasan untuk berbuat dan kadang tindakan-Nya melenceng dari
pemahaman kita yang terlalu sederhana ini. Tetapi, jangan mengira bahwa
kebebasan Allah identik dengan kejahatan dan kesewenang-wenangan. Ia adalah
Allah yang Mahabaik. Segala tindakan-Nya tidak akan termuati oleh maksud jahat.
Saat kesusahan menimpa, janganlah kita langsung memvonis
bahwa Tuhan sedang menghukum kita. Periksalah diri kita, apakah ada dosa
tersembunyi yang perlu kita bereskan dengan Tuhan. Jika tidak ada, terimalah
kesusahan itu sebagai kehendak Tuhan yang tidak kita pahami. Tuhan tidak
berjanji bahwa kita akan senantiasa mengerti tujuan akhir dari tindakan-Nya. Tetapi satu yang harus tetap
kita pegang adalah bahwa rancangan-Nya merupakan rancangan damai sejahtera.
—Prihanto Ngesti Basuki.
Kesusahan tidak senantiasa berarti hukuman Tuhan;
adakalanya
kesusahan adalah baju kemurahan Tuhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________