Baca:
Ibrani 12:14-15
Jagalah supaya jangan
ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh
akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
Ibrani 12:15
Orang-orang
yang percaya, bahwa berdasarkan kasih karunia Allah telah dise-lamatkan oleh
dan di dalam Tuhan Yesus, terpanggil untuk menyatukan diri di dalam jemaat,
yaitu persekutuan para orang percaya. Di dalam persekutuan tersebut para orang
percaya diharapkan mau saling tolong-menolong dan topang-menopang, baik untuk
kehidupan iman-kerohanian mereka, maupun dalam menjalani kehidup-an
sehari-hari.
Paulus dalam Galatia 6:2 memberikan
nasihat agar dalam persekutuan tersebut hendaknya para warganya mau saling
“bertolong-tolongan” dalam menanggung beban masing-masing. Sebab, dengan
berbuat demikian, itu membuktikan bahwa mereka telah “memenuhi hukum Kristus”,
yaitu hukum untuk mengasihi sesama se-perti diri sendiri. Hidup saling tolong-menolong
dan kasih-mengasihi itu juga harus menjadi ciri khas bagi persekutuan
orang-orang percaya, sekaligus menjadi wujud dari ucapan syukur atas kasih
karunia yang diakui dan dipercaya telah diperoleh dari Tuhan.
Meskipun demikian, ciri khas tersebut
dalam kenyataannya sering tidak tampak tumbuh dan berkembang dalam kehidupan
bersama melalui persekutuan. Bukannya saling tolong-menolong berdasarkan kasih,
melainkan justru saling “gigit-menggigit” dengan penuh kebencian. Dalam hal
ini Surat Ibrani mengemukakan bahwa keadaan yang seperti itu disebabkan oleh
“tumbuhnya akar pahit” dalam kehidupan orang percaya. Akar pahit itu tumbuh sebagai
akibat dari menjauhnya seseorang dari kasih karunia Allah. Yaitu sikap yang melupakan bahwa ia
telah terlebih dahulu memperoleh kasih pengampunan dari Allah, sehingga
selanjutnya harus juga mengasihi dan bersedia mengampuni sesama. —Pdt. Em.
Sutarno
Waspadalah.
Jangan biarkan akar-akar
pahit yang merusak dan mencemarkan kehidupan pribadi dan persekutuan, tumbuh
dan berkembang dengan suburnya.
===============================================================
Diambil
dari Renungan Harian MUSA,
Penerbit: Sanggar Mitra Sabda, Jl. Merdeka Utara I-B/ 10; SALATIGA 50714;
Telp/Fax: 0298-325176, E-mail: mitrasabda@yahoo.co.id
Bilamana
ingin berlangganan Rp 4.000,00 per edisi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________