Bacaan Alkitab: Amsal 11:1-6
Orang jujur
dipimpin oleh ketulusannya...
Amsal 11:3
“Neraca
yang serong adalah kekejian bagi Tuhan!” Kalimat pembuka Amsal 11 ini ditulis
cukup tegas dan keras oleh Salomo. Allah menghendaki neraca yang benar, di mana
batu timbangan berada di posisi yang tepat. Tidak lebih, tak juga kurang. Mata
neraca tepat di titik yang benar! Kebenaran ini sekaligus menjadi neraca bagi
Tuhan da-lam mengukur kejujuran.
Jujur
artinya steril dari tipu muslihat. Jujur itu hampa siasat. Tidak memelihara
kefasikan. Tidak menyembunyikan kecurangan. Jujur itu seiring dengan ketulusan,
persis seperti kata Salomo, “Orang jujur dipimpin oleh ketulusannya” (ayat 3).
Ini pula yang menjadi kerinduan Daud, agar “ketulusan dan kejujuran senantiasa
mengawal dirinya” (Mazmur 25:21). Ketulusan akan mengalirkan kejujuran, karena
orang yang tulus tidak mereka-reka kebenaran, dengan sendirinya orang yang
tulus itu jujur adanya. Ketulusan itu steril dari dusta, karena orang yang
tulus akan melawan kemunafikan, dengan sendirinya ketulusan itu mengaruskan
kejujuran.
Namun
kejujuran tidak untuk dipamerkan! Tidak untuk diteriak-teriakkan! Jujur lebih
sering memilih diam. Diam yang tak lapuk oleh dusta, yang tak gentar oleh
khianat. Bahwa berhati jujur, berkata jujur, bertindak jujur itu
sama benarnya dengan diam yang jujur. Percayalah, Tuhan
pasti senang kepada orang-orang yang dengan tulus mempersembahkan kejujurannya
saat melayani-Nya. Jadi, bersihkanlah hati kita dari dusta, niscaya
kejujuran akan menyelimuti diri kita. Jangan serongkan kebenaran di hadapan
siapa pun juga, terlebih saat melayani Tuhan. —Agus Santosa.
Bila taufan melanda, lenyaplah orang fasik, tetapi orang
benar adalah alas yang abadi. —Amsal 10:25

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________