Bacaan Alkitab: 1 Korintus 1:18-31
Sebab
pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa,
tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
1 Korintus 1:18
Kita mendengar ada banyak orang beriman, yang
meninggalkan, bahkan mengingkari imannya, demi kedudukan, jabatan, keka-yaan,
bahkan cinta. Realitas saat ini, tidak sedikit anak Tuhan, yang rela “menjual”
Tuhannya, agar bisa naik jabatan, gampang menempati posisi tertentu dalam pekerjaan,
atau bisa menikah dengan seseorang yang dicintai. Mungkin kita bertanya, “Kok
begitu mudah seseorang mengingkari iman, hanya sekadar untuk kenikmatan duniawi
yang sesaat dan fana?”
Ada
begitu banyak orang yang tidak mau “membayar harga”, saat ia memutuskan menjadi
anak Tuhan. Mereka ini menganggap bahwa salib adalah suatu kebodohan. Manakala
dunia beserta dengan segala kesenangannya dapat dinikmati dengan mengingkari
“salib”, maka lebih baik lepaskan “salib” itu, kemudian meraih segala
kenikmatan serta kesenangan duniawi, daripada harus “membayar harga” dengan
memanggul salib.
Memang
tak dapat dipungkiri, memanggul salib itu berat dan tidak mudah. Ada harga yang
harus kita bayar saat kita mau menjadi anak-anak Tuhan. Mungkin
kita menjadi sulit untuk meraih jabatan atau posisi-posisi tertentu dalam
pekerjaan kita, mungkin dalam usaha maupun bisnis kita bisa mengalami kendala,
atau bahkan kita tidak bisa bersanding dengan orang yang kita cintai karena
berbeda iman. Namun percayalah, semua itu tidak akan sia-sia, sebab dengan
“harga” yang kita bayar, kita pun akan memperoleh sesuatu yang lebih berharga
dari apa pun yang berharga di dunia ini, yaitu keselamatan kekal dalam diri
Yesus Kristus. —Pdt. David N.
Widi.
Menjadi anak-anak Tuhan berarti
mau untuk
“membayar harga” yang mahal.
======================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________