Baca: Matius 10:16
Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
Matius 10:16
Anak-anak sering diberi dongeng tentang kecerdikan kancil yang mencuri ketimun, bertemu harimau, dan kisah-kisah lainnya. Inti pelajarannya adalah bahwa hidup kancil sukses dan terhindar dari bahaya karena kecerdikannya, padahal kecerdikan itu untuk menipu. Sayang, mungkin tanpa kita sadari, di balik cerita kecerdikan tersebut banyak kelicikan yang ikut tertanam di hati anak. Ilmu tipu-menipu akhirnya diterapkan kelak di usia dewasa. Itulah pendidikan yang diberikan oleh dunia.
Berbeda sekali dengan kecerdikanyang alkitabiah, bukan kecerdikan kancil melainkan, “Cerdik seperti ular, tulus seperti merpati.” Seekor ular mendesir lari menghindari musuh. Jika terpojok dia melingkarkan tubuh-nya seolah-olah pasrah menyerah namun apabila musuh tetap menyerang, dia akan menyerang balik membela diri juga. Kecerdikan membela diri seekor ular adalah sebuah misi apologetika untuk mempertahankan diri dari serangan musuh.
Lebih dari itu bahwa kecerdikan yang alkitabiah diimbangi dengan sebuah hati yang tulus, jujur dan penuh kedamaian, yang dilambangkan burung merpati. Kecerdikan yang alkitabiah ini yang harus diajarkan oleh orangtua dan opa oma terhadap anak dan cucu.
Cerita Alkitab semestinya dipakai sebagai bahan dasar pendidikan kerohanian bagi anak-anak. Misalnya kecerdikan Daud melawan raksasa Goliat, Daud yang berperawakan kecil dipakai Tuhan untuk menghancurkan angkara murka Goliat. Harapan ke depan agar mereka menjadi generasi penerus yang akan melaksanakan Amanat Agung Kristus. Memberitakan Injil Keselamatan bukan mewartakan kelicikan dan ilmu tipu-menipu sang kancil. —Sumanto Mardihutomo.
Peran orangtua dan opa oma sangat penting dalam mengubah
paradigma pendidikan kepada anak dan cucu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________