Baca: Yohanes 20:21
Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.
Yohanes 20:21
Sering kita jumpai air yang tergenang dan membusuk. Kondisinya sangat tidak nyaman, bahkan mengundang banyak penyakit. Berbeda dengan aliran air yang jernih indah dipandang, akan didapati suara gemercik yang sedap dan merdu didengar.
Pada hakikatnya misi Allah adalah pengutusan untuk memberitakan Injil agar setiap orang menjadi percaya dan menerimanya, sehingga memperoleh keselamatan melalui pengorbanan Yesus Kristus. Keselamatan
adalah hak bagi setiap orang yang telah menerima Injil-Nya. Kewajiban untuk meneruskannya adalah tanggung jawab bagi setiap orang yang telah menerima Injil-Nya.
Kita umat Kristen telah menerima Injil Keselamatan dari Allah sebagai anugerah. Namun tidak semuanya mengetahui bahwa Injil tidak boleh berhenti hanya sampai pada kita, melainkan harus diteruskan kepada seluruh bangsa di muka bumi. Berita Injil keselamatan dari Allah bagaikan aliran air yang harus selalu mengalir.
Allah Bapa mengutus Tuhan Yesus, kemudian Tuhan Yesus mengutus kita orang beriman. Pengutusan dalam Matius 28:19: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,” tersebut berkelanjutan yang tidak pernah berhenti. Berpartisipasi dan terlibat aktif dalam melaksanakan Amanat Agung Kristus adalah kewajiban dan tanggung jawab kita. Jika tidak, kita akan menjadi genangan air yang membusuk karena tidak mengalirkan air kehidupan yang telah mengalir dalam hidup kita. —Sumanto Mardihutomo.
Berita Injil bagaikan air kehidupan yang harus dialirkan kepada
sesama agar mereka juga memperoleh keselamatan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________