Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.
Matius 19:6
Apabila di ruang makan ada hiasan sendok dan garpu dipajang, itu wajar. Tetapi kalau hiasan itu dipasang di dalam kamar tidur, jangan berpikir bahwa suami-istri itu hobi-nya makan. Tidak. Sendok garpu adalah lambang keharmonisan suami-istri. Selalu cekcok tetapi memang itulah pasangannya. Ketahuilah bahwa Allah tidak pernah men¬jodohkan, tetapi menyatukan, seperti dua lembar kertas yang direkatkan menjadi satu. Bagaimana perjalanan rumah tangga Anda sejauh ini? Masih seperti sendok dan garpu?
Pernikahan bukan menyocokkan tetapi menyatukan perbedaan. Perbedaan pria dan wanita memang diciptakan Tuhan. Menikah ada¬lah hidup bersama orang yang berbeda sampai kematian memisahkan keduanya. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk saling mengisi dan melengkapi.
Cekcok kecil membahagiakan, cekcok besar membahayakan. Cekcok kecil memang tidak bisa dihindarkan karena perbedaan, tetapi justru itulah seninya bercinta. Yang bahaya adalah bila cekcok kecil itu dikembangkan menjadi cekcok besar. Ini yang Tuhan tidak kehendaki sebab bisa mengarah kepada perceraian.
Perangnya sendok dan garpu di atas piring, tanda masih saling membutuhkan. Berselisih paham, salah pengertian, kurang tanggap dan sebagainya jangan dibesarkan menjadi tanda-tanda perceraian. Itu sih perangnya sendok dan garpu dalam keluarga. Asal jangan sampai “piring”nya retak. Kalau mau baik, gantilah dengan piring plastik yang anti pecah. Artinya jangan saling mengeraskan hati, tapi usahakan saling mengampuni. Setuju? —Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Sendok dan garpu walaupun cekcok di atas piring
usakahan jangan sampai piring pecah.
usakahan jangan sampai piring pecah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________