Baca: Lukas 15:4-7
Akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.Lukas 15:7
Dalam karya-Nya sebagai Juru Selamat, Tuhan Yesus sering mendatangi orang-orang yang oleh masyarakat luas dianggap sebagai orang berdosa, seperti pemungut cukai dan penderita penyakit kusta. Sikap Yesus ini mendatangkan ketidaksenangan dan ketidak¬setujuan, khususnya kaum Farisi dan para ahli Taurat.
Menurut kaum Farisi dan ahli Taurat, orang-orang berdosa tidak perlu diperhati¬kan dan dikasihani lagi, sebab Tuhan sendiri
akan menghukum mereka akibat dosa-dosa yang telah mereka perbuat. Dalam menjawab mereka yang mengecam-Nya itu, Yesus menggunkan perumpamaan domba yang hilang, yang pasti akan dicari sampai ke¬temu oleh gembalanya. Dan ketika sang gembala itu dapat menemukan dombanya yang hilang, timbullah kegembiraan dan kesukacitaan yang besar dalam hatinya. Kegembiraan seperti yang dirasakan oleh gembala itu menjadi gambaran kegembiraan yang pasti juga akan terjadi di surga, “karena satu orang berdosa yang bertobat”.
Dengan demikian, pertobatan seseorang yang berdosa itu sangat di¬hargai, dan karenanya juga diupayakan oleh Yesus dalam menjalankan karya penyelamatan-Nya. Orang yang bertobat, berarti kembali dari ke-tersesatan akibat dosa. Dan oleh pertobatan itu diampuni dan dibebaskan dari hukuman yang seharusnya dikenakan kepadanya. Oleh pertobatan, kebinasaan diganti dengan keselamatan. Itulah sebabnya, pertobatan menimbulkan kesukacitaan, tidak hanya dalam kehidupan orang yang bertobat dan persekutuan di mana orang itu berada, tetapi bahkan juga di surga. Karenanya, tidak rindukah kita untuk mau melakukan perto¬batan, demi kesukaan besar di surga? —Pdt. Em. Sutarno
Doa: Tuhan, kami ingin menyukakan hati-Mu.
Karenanya ajarlah dan mampukan kami untuk bertobat
dari segala kesalahan dan dosa-dosa kami. Amin.
Tentang Sanggar Mitra Sabda
- Sanggar Mitra Sabda
- PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________